RAJA-RAJA YANG DIMAKAMKAN DI KEDHATON PAKUBUWANAN.
SUSUHUNAN PAKUBUWONO I.
Wilayah Kekuasaan:
Seluruh Jawa (kecuali Banten, Batavia, dan Priangan atau Jawa Barat), sebagian Blambangan, serta seluruh Pulau Madura (kecuali Madura bagian timur).
Peristiwa Penting:
- Perjanjian Semarang pada tahun 1705, perjanjian inilah yang menandai lepasnya wilayah Madura bagian timur.
- Pembangunan Makam Pajimatan Imogiri (Kedhaton Pakubuwanan).
SUSUHUNAN AMANGKURAT IV.
Wilayah Kekuasaan:
Seluruh Jawa (kecuali Banten, Batavia, dan Priangan atau Jawa Barat), sebagian Blambangan, serta seluruh Pulau Madura (kecuali Madura bagian timur).
Peristiwa Penting:
- Perang Suksesi Jawa II (1719–1723).
SUSUHUNAN PAKUBUWONO II.
Wilayah Kekuasaan:
Seluruh Jawa (kecuali Banten, Batavia, Priangan atau Jawa Barat, dan pesisir utara jawa), serta sebagian Blambangan.
Peristiwa Penting:
- Perang Suksesi Jawa III (1746-1757).
- Geger Pacinan pada tahun 1740 dan dikuasainya ibukota kerajaan di Kartasura oleh Cakraningrat IV pada tahun 1472.
- Pemindahan ibukota kerajaan dari Kartasura ke Desa Sala (Surakarta) pada tahun 1475, perpindahan inilah yang menandai perubahan dari Kerajaan Kartasura menjadi Kasunanan Surakarta.
- Perjanjian Ponorogo pada tahun 1743, perjanjian inilah yang menandai adanya kewajiban pelunasan hutang perang Susuhunan Amangkurat II dan larangan raja mengangkat putera mahkota dan patih tanpa persetujuan dari VOC.